Inilah Klasifikasi Penyakit Hipertensi (Darah Tinggi)

Ngopo.comHipertensi merupakan faktor utama penyebab stroke, gagal jantung, serangan jantung, aneurisma arteri (misalnya aneurisma aorta), penyakit arteri perifer, dan penyebab penyakit ginjal kronik. Maka, pola makan dan gaya hidup yang sehat harus diterapkan agar dapat memperbaiki kontrol tekanan darah dan mengurangi resiko terkait komplikasi kesehatan tersebut. Walaupun demikian, obat-obatan juga tetap diperlukan pada sebagian orang bila perubahan gaya hidup saja ternyata tidak efektif, dan biasanya obat harus diminum seumur hidup sampai dokter memutuskan tidak perlu lagi minum obat.


Untuk menilai apakah seseorang itu menderita penyakit hipertensi atau tidak maka haruslah ada standar nilai ukur dari tensi atau tekanan darah. Berikut ini adalah klasifikasi penyakit hipertensi:

1. Tekanan sistolik:
   a.< 119 mmHg: Normal.
   b.120-139 mmHg: Pra Hipertensi
   c.140-159 mmHg: Hipertensi derajat 1.
   d.> 160 mmHg: Hipertensi derajat 2.

2. Tekanan diastolik:
   a.< 79 mmHg: Normal.
   b.80-89 mmHg: Pra hipertensi.
   c.90-89 mmHg: Hipertensi derajat 1.
   d.> 100 mmHg: Hipertensi derajat 2.

Stadium 1
(Hipertensi ringan) 140-159 mmHg 90-90 mmHg.

Stadium 2
(Hipertensi sedang) 160-179 mmHg 100-109 mmHg.

Stadium 3
(Hipertensi berat) 180-209 mmHg 110-119 mmHg.

Stadium 4
(hipertensi maligna) 210 mmHg atau lebih 120 mmHg atau lebih.

Anda harus mulai berhati-hati apabila tekanan darah sudah mulai melebihi angka-angka dalam batasan-batasan tersebut di atas. Segeralah berkonsultasi dengan tenaga medis untuk menurunkannya.

Baca juga : 
Beginilah Proses Terjadinya Hipertensi (Darah Tinggi)
Pengertian Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi
Ternyata Hal-hal Ini Dapat Mempercepat Proses Penuaan
Pahami Apa Itu Hipertensi, Agar Kamu Bisa Mengantisipasi

Artikel NGOPO.COM Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top