Bus Raksasa Anti Macet ini Mampu Mengangkut 1.200 Penumpang


Ngopo.com - China merupakan negara yang paling banyak memproduksi gas rumah kaca, dan juga sebagai pemakai energi terboros di dunia. Selain itu kemacetan merupakan masalah utama di China. Namun, negeri tirai bambu ini tidak berdiam diri. China terus berusaha dan memikirkan cara untuk mengatasi masalah polusi dan kemacetan. Akhirnya mereka menemukan solusi dengan cara membangun armada bus yang bisa 'mengangkang'. Busnya tinggi, bisa melewati jejeran mobil macet di bawahnya.

Dengan inovasi ini memungkinkan kendaraan-kendaraan dengan ketinggian maksimal 2 meter bisa melewati kolong bus, ketika kendaraan itu berjalan.

Bayangan saja bus tinggi yang bisa melangkahi mobil dan berjalan tanpa hambatan bukanlah hanya impian lagi. Karena China baru saja meluncurkan Transit Elevated Bus yang bebas macet.

Bus adalah salah satu kendaraan umum yang sering digunakan para penduduk kota, begitu juga oleh para traveler. Meski bus memiliki jalur steril sendiri, kadang masih terkena macet juga.

Kadang suka terbayang, bagaimana jadinya jika ada kendaraan yang bisa menyalip mobil-mobil yang sedang terkena macet. Akhirnya China pun mewujudkan bayangan tersebut. Baru ini mereka meluncurkan inaugural tes Transit Elevated Bus.

Ini adalah bus dengan badan yang lebar dan kaki yang tinggi. Saking lebarnya, bus ini bisa berjalan di area jalan raya terluar. Bayangkan saja, panjangnya mencapai 21 meter dan lebarnya mencapai 8 meter.

Bus ini bisa menghemat banyak ruang di jalan raya. Sehingga tidak perlu menambah macet jalan yang sudah macet. Ditambah, bentuknya yang tinggi bisa menyelamatkan penumpang dari kemacetan.

Bus canggih ini akan menggunakan energi kombinasi dari listrik dan energi matahari sehingga tidak menimbulkan polusi udara. Bus yang mirip trowongan ini bisa berjalan dengan kecepatan sampai 60 kilometer per jam dan mengangkut 1.200 hingga 1.400 penumpang. Keren khan?

Berikut ini bisa kamu lihat video penampakan bus raksasa tersebut :

Artikel NGOPO.COM Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top