Penyebab dan Cara Mengobati Anyang Anyangan

Ngopo.com - Apakah ketika Anda buang air kecil pernah merasakan nyeri? atau Anda buang air kecil keluarnya sedikit-sedikit namun sering. Jika demikian, kemungkinan besar Anda sedang mengidap penyakit anyang-anyangan.

Secara medis, anyang-anyangan itu disebut "Polakisuria", maksudnya adalah suatu kondisi dimana kandung kemih tidak bisa menampung urin lebih dari 500 ml karena lapisan mukosanya meradang sehingga menyebabkan penderitanya sering buang air kecil, namun keluarnya hanya sedikit-sedikit dan dibarengi dengan rasa sakit atau terasa agak panas.

Anyang-anyangan sering kali disebabkan karena infeksi bakteri yang sering disebut dengan Infeksi Saluran Kemih (ISK), selain itu juga bisa disebabkan oleh kondisi-kondisi lainnya. Lebih lanjut mengenai penyebab dan cara mengobati anyang-anyangan (Infeksi Saluran Kemih), mari kita simak artikel yang dikutip dari mediskus.com berikut ini :

Cara Mengobati Anyang Anyangan
Cara Mengobati Anyang Anyangan

Penyebab Anyang-Anyangan


Berikut ini beberapa faktor resiko dan penyebab anyang-anyangan:

1. Kurangnya Hormon Estrogen 

Saat masuk masa menopause, kadar estrogen dalam tubuh seorang wanita akan menurun. Dan itu artinya, sistem kekebalan kandung kemihnya juga menurun sehingga lebih rawan terkena infeksi saluran kemih yang pada akhirnya menimbulkan gejala anyang-anyangan.

2. Infeksi bakteri Chlamydia 

Bakteri yang biasanya ada pada vagina ini merupakan salah satu penyebab mengapa seorang wanita mengalami keputihan. Dan kalau bakteri ini sampai masuk ke saluran kemih, maka dapat menimbulkan infeksi yang tidak diinginkan.

3. Jenis kelamin 

Dibanding pria, wanita ternyata lebih beresiko terkena anyang-anyangan. Hal ini dikarenakan saluran kencing wanita lebih pendek ketimbang pria, sehingga resiko terinfeksi bakteri E.coli (dari anus) juga lebih besar.

4. Kebiasaan Cebok yang salah 

Usai buang air, bila Anda terbiasa membilas dari arah belakang ke depan, maka inipun juga bisa menjadi penyebab anyang-anyangan. Cara membilas organ keintiman seperti ini bisa membuat E.coli dari anus masuk ke alat kelamin, dan bila mencapai saluran kencing, maka itu dapat menginfeksi kandung kemih. Maka dari itu, mulai sekarang usaplah dari depan ke belakang ketika cebok.

5. Kelainan pada saluran kemih 

Penyebab anyang-anyangan selanjutnya adalah kelainan pada saluran kemih yang terbawa sejak lahir. Kelainan ini mungkin membuat seseorang tidak bisa mengeluarkan urin dengan normal. Urin yang dikeluarkan malah mungkin akan kembali ke kandung kemih. Kalau kondisi ini dibiarkan, maka penderitanya amat beresiko terkena infeksi saluran kencing penyebab anyang-anyangan.

6. Menopause 

Berdasarkan beberapa studi, wanita yang sudah masuk usia menopause ternyata memiliki kemungkinan lebih besar terkena anyang-anyangan.

7. Pengantin Baru

Ya, pengantin baru lebih beresiko mengalami infeksi saluran kemih karena aktifitas seksual yang meningkat. Meningkatnya aktifitas tersebut tak jarang membuat bakteri yang ada di sekitaran liang kencing ikut terdorong masuk ke dalam saluran kencing. Tips agar terhindar dari penyebab anyang-anyangan yang satu ini adalah dengan langsung buang air kecil setelah ‘melakukan’.

8. Mengidap penyakit tertentu 

Waktu sakit, sistem imun tubuhnya cenderung melemah sehingga tubuhnya rawan terserang bakteri.

9. Diabetes 

Mereka yang mengidap diabetes juga beresiko terkena anyang-anyangan. Hal ini dikarenakan penderita diabetes memiliki hasrat buang air kecil yang cukup tinggi namun urin yang dikeluarkan biasanya sedikit saja. Kondisi serupa juga terjadi pada pengidap asam urat atau tekanan darah tinggi.

10. Pembesaran prostat

Membesarnya prostat dapat menekan saluran kencing sehingga urin tertahan dalam kandung kemih. Kondisi ini akan meningkatkan resiko tumbuhnya bakteri dalam kandung kemih lantaran urin yang tak kunjung dikeluarkan dengan tuntas.

11. Efek samping alat KB 

Penggunaan alat KB, khususnya jenis spiral yang biasanya ditanamkan dalam rahim, juga bisa menjadi resiko yang menyebabkan anyang-anyangan.

12. Batu ginjal 

Kalau Anda sering anyang-anyangan, tak ada salahnya segera memeriksakan diri ke dokter. Sebab bisa jadi itu merupakan pertanda adanya batu dalam ginjal yang menghambat jalannya urin.

13. Hamil tua 

Saat kandungan kian membesar, maka itu juga dapat menekan kandung kemih sehingga keinginan buang air kecil meningkat, namun air seni yang dikeluarkan sedikit saja.

14. Jenis minuman tertentu 

Beberapa jenis minuman dapat menyebabkan iritasi kandung kemih seperti soda yang mengandung jeruk, alkohol, serta yang mengandung kafein. Untuk mencegah atau menyembuhkan anyang-anyangan, kurangi atau hentikan asupan beberapa minuman tersebut.

15. Efek pemakaian kateter 

Pasien yang menggunakan alat bantu kateter (selang kencing) untuk buang air kecil cenderung mengalami anyang-anyangan. Hal ini terjadi karena alat yang terpasang bisa menjadi jembatan bakteri untuk masih ke kandung kemih.

16. Kurang minum air 

Banyak minum air tak hanya dapat mengeluarkan racun dari tubuh, namun juga bisa membantu mengeliminasi bakteri dari saluran kencing. Sebaliknya, dehidrasi membuat produksi urin semakin sedikit sehingga proses buang air kecil semakin sulit.

17. Alergi 

Tak sedikit pria yang mengalami alergi usai berhubungan seksual dengan pasangannya. Penyebabnya bisa jadi lendir ataupun cairan yang dikeluarkan oleh sang istri.

18. Menahan hasrat buang air kecil 

Kebiasaan menahan hasrat buang air kecil ternyata dapat melipatgandakan jumlah bakteri dalam saluran kencing. Oleh sebab itu, hindari terlalu sering menahan kencing.

19. Penggunaan produk pembersih 

Penyebab anyang-anyangan selanjutnya adalah akibat penggunaan produk pembersih kewanitaan. Faktanya, kebanyakan produk semacam ini mengandung bahan kimia berbahaya atau wewangian yang dapat meningkatkan resiko infeksi. Oleh sebab itu, kurangi penggunaannya. Ada baiknya Anda menggunakan rebusan daun sirih alami bila ingin membersihkan organ keintiman.

20. Kurang menjaga kebersihan 

Kurang menjaga kebersihan usai buang air atau celana dalam juga dapat meningkatkan resiko infeksi yang menyebabkan anyang-anyangan.

21. Kurangnya kebersihan saat berhubungan seksual 

Ketika seseorang kurang menjaga kebersihan organ intimnya, maka itu dapat membuat pasangannya rawan terinfeksi bakteri. Untuk menghindari hal yang tak diinginkan, usahakan untuk menjaga kebersihan sebelum ‘melakukan’.

Setelah mengetahui penyebab dan faktor resikonya, maka sekarang Anda perlu tahu cara mengobati anyang Anyangan.

Cara Mengobati Anyang Anyangan


Mungkin dokter telah memberikan Anda obat infeksi saluran kemih, namun tips yang ada di sini bersifat tambahan yang bisa Anda terapkan di rumah tanpa bertentangan dengan obat yang dokter berikan. 

Minum yang Banyak 

Dianjurkan untuk mengambil minum air putih setidaknya 250ml setiap jam di siang hari. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah urin yang diproduksi. Tentu akan mempercepat penyembuhan ISK karena setiap kali Anda buang air kecil, maka kandung kemih dan saluran kencing lainnya akan dibersihkan. Minum banyak air setiap hari juga akan membantu mengusir bakteri berbahaya. 

Namun perlu diingat, ketika Anda sudah merasa ingin buang air kecil, maka segeralh dikeluarkan jangan ditahan. Apabila air seni ditahan maka akan sia-sia usaha kita, karena bakteri akan berkembiang biak dengan leluasa dan lebih giat lagi. 

Terapkan Kompres Hangat 

Sediakan botol air panas dengan air panas di dalamnya dan letakkan di perut bagian bawah. Cara ini akan meminimalkan tekanan pada kandung kemih dan mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh infeksi ISK. Selain itu bermanfaat juga mengurangi peradangan dan mencegah penyebaran infeksi bakteri lebih lanjut.

Jus Apel atau Cuka Apel 

Minuman ini mengandung kalium dan enzim serta mineral lainnya, yang mencegah pertumbuhan bakteri yang menyebabkan ISK. Ini juga dapat digunakan sebagai antibiotik alami untuk pengobatan infeksi saluran kemih.

Hindari Bahan Iritan 

Ketika kita berupaya mengobati Infeksi saluran kemih, hal penting yang perlu kita lakukan adalah mengurangi asupan alkohol, kafein, panas rempah-rempah serta jeruk. Zat-zat ini diketahui dapat mengiritasi kandung kemih. Alkohol dan kafein secara khusus dilarang karena akan menyebabkan dehidrasi.

Bahkan ketika kita tidak sedang terinfeksi bakteri ISK, kita dapat mencegah infeksi dengan meminimalkan asupan alkohol dan kafein. Jadi selain mengobati, juga bisa mencegah. 

Konsumsi Nanas dan Blueberry 

Nanas memiliki sifat anti-inflamasi sementara blueberry memiliki sifat menghambat bakteri . Sifat-sifat baik ini akan mempercepat proses penyembuhan. Anda dapat menyertakan buah ini dalam makanan sehari-hari.

Menjaga Kebersihan Pribadi

Menjaga kebersihan yang layak akan mempercepat proses penyembuhan infeksi. Wanita harus selalu membersihkan (cebok) dengan mengusap dari depan ke belakang setiap kali setelah buang air. Selalu biasakan untuk buang air kecil setelah “berhubungan”. Mandilah dengan air mengalir, tidak dianjurkan berendam. Hindari menggunakan produk wangi di sekitar area kewanitaan.

Gunakan Baking Soda 

Minum campuran baking soda dan air setidaknya dua kali setiap hari. Larutan ini bersifat basa sehingga akan menyeimbangkan keasaman urin dan juga bertindak sebagai pereda nyeri. Selain untuk mengobati infeksi saluran kemih, baking soda juga dapat mengusir batu ginjal yang disebabkan oleh asam urat.

Kenakan Pakaian yang Tepat 

Gunakanlah pakaian berbahan katun karena bisa menjaga daerah genital tetap kering. Hindarilah pakaian ketat karena akan menyebabkan berkeringat dan kelembaban yang menguntungkan untuk pertumbuhan bakteri.

Minum Suplemen 

Anda bisa melawan bakteri pada tahap awal dengan meningkatkan asupan suplemen kesehatan. Beberapa suplemen kesehatan termasuk goldenseal, vitamin C, cranberry, echinacea, dan jelatang. Vitamin C akan mengasamkan urin sehingga membuat bakteri tidak betah berada dalam saluran kemih. Vitamin ini juga akan memperkuat kekebalan tubuh untuk melawan setiap infeksi. 

Anda juga dapat mengonsumsi 250ml teh goldenseal, teh jelatang dan teh achinacea beberapa kali setiap hari. Teh ini memiliki manfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh, meredakan peradangan, dan tentu saja berguna dalam pengobatan infeksi saluran kemih. 

Perbaikan biasanya terjadi  36 jam setelah menggunakan suplemen ini. Namuun jika tidak ada perbaikan, maka Anda harus mencari bantuan profesional medis agar infeksi tidak berlanjut menjadi parah.

Obat Anyang Anyangan (Infeksi Saluran Kemih)


Pergi ke Dokter 

Meskipun telah menerap cara mengobati infeksi saluran kemih di atas, Anda harus tetap memeriksakan diri ke dokter, meskipun penyakit yang Anda alami ringan. Ini merupakan langkah kehati-hatian agar infeksi tidak menjadi semakin parah atau menyebar ke ginjal (infeksi ginjal). Dokter akan memberikan obat antibiotik yang penting dalam melawan bakteri. 

Obat Antibiotik untuk Anyang Anyangan (Infeksi Saluran Kemih)

Resep antibiotik akan bervariasi pada pria dan wanita. Pria dianjurkan untuk minum antibiorik selama tujuh sampai empat belas hari sementara wanita dianjurkan minum obat antibiotik cukup selama 3 sampai 5 hari. Habiskanlah setiap obat antibiotik yang diberikan dokter, atau sesuai petunjuk dokter agar bakteri benar-benar musnah dan Anda bisa sembuh total tanpa kekambuhan. 

Apabila antibiotik oral (diminum) tidak menunjukkan hasil yang memuaskan, maka obat antibiotik intravena (suntik) dapat diberikan. Pada kondisi tersebut pasien perlu perawatan beberapa hari di rumah sakit.

Itulah penyebab dan cara mengobati anyang-anyangan (Infeksi Saluran Kemih). Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda.

Artikel NGOPO.COM Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Scroll to top